dunia kecilku

you’ll never walk alone

Saeed Khouri

“Saya membelinya karena itu nomer terbaik. Saya juga ingin menjadi yang terbaik di dunia.”
Saeed Abdel Ghaffar Khouri, Pengusaha Properti Uni Emirat Arab

TAK sedikit orang menganggap angka punya hubungan kuat dengan peruntungan. Jadilah kemudian nomer rumah, nomer polisi kendaraan, nomer telepon, tanggal, dan semua yang berkaitan dengan angka jadi rebutan.

Kebanyakan angka-angka itu dikaitkan feng shui dan hong shui, baik jalan karir dan kesuksesan. Feng Shui yang berarti angin (arah) dan air (tempat), mulanya merupakan metode peramalan dan analisis tata letak ruang.

Pada perkembangannya terbagi menjadi beberapa bagian, di antaranya feng shui angka. Feng shui sangat kental dengan ajaran taoisme dan confucianisme. Pengelana Cina menyebarkan metode ini ke segenap penjuru dunia.

Meski belum pernah ada jawaban resmi, raksasa telepon seluler Nokia agaknya menggunakan feng shui juga. Simak baik-baik, perusahaan asal Finlandia ini belum pernah sekalipun merilis produk ponsel dengan nomer seri awal 4. Mengapa? Angka 4 dihindari karena dipercaya identik dengan kematian?

Entah terkait atau tidak, di jazirah Arab yang umumnya dianggap religius, ternyata ada juga yang percaya mengoleksi benda/atribut berkaitan angka. Bahkan orang ini rela merogoh koceknya, membeli pelat nomer kendaraan yang nilainya membelalakkan mata.

Saeed Abdel Ghaffar Khouri, pemuda kerabat keemiran Uni Emirat Arab (UEA) ini umurnya baru 25 tahun. Dalam lelang di Abu Dhabi, Sabtu (16/2), dia menukar sebuah pelat kendaraan bernomer 1 (dalam angka ejaan Inggris) dengan uang tak kurang 14 juta dolar AS.

Jika dirupiahkan dengan kurs Rp 9.165 per satu dolar AS, nilainya sekitar Rp 128,3 miliar. Uang segunung ini jika dikonversi dengan harga rumah tipe RSS (patokan pemerintah Rp 49 juta), maka bisa dipakai membangun tak kurang 2.612 rumah tipe RSS.

Hitung sendiri jika cuma buat membeli kelengkapan pribadi macam laptop, televisi, kulkas, mesin cuci, telepon seluler dan sebagainya. Saeed Khouri, pengusaha muda yang merajai bisnis real estate ini memang luar biasa.

Seperti dikutip dari situs gulfnews.com, dia saat ini menjadi orang yang memiliki pelat nomer kendaraan termahal di dunia! Sekali lagi, paling mahal di dunia!

Rekor Saeed ini hanya bisa didekati sepupunya, Talal Ali Mohammad Khouri, yang mengoleksi nomer kendaraan “5”, yang berharga lebih kurang 6,2 juta dolar AS, atau sekitar Rp 56,8 miliar. Meski menebar ratusan miliar, tak ada satupun pribadi yang secara khusus menangguk untung.

Sebab hasil lelang di Abu Dhabi akhir pekan lalu yang menghasilkan dana 24 juta dolar AS ini didonasikan untuk pembangunan sebuah rumah sakit khusus untuk korban kecelakaan lalu lintas di ibukota salah satu negara makmur dari kekayaan minyak bumi ini.

Nopol unik atau biasa disebut Vanity Licence Plate di Arab Saudi, merupakan incaran saudagar kaya di negara minyak tersebut sejak lelang dimulai, Mei 2007. Setidaknya terdapat 90 nopol unik yang terjual dengan nilai lebih dari 52 juta dolar AS.

Angka Kematian
Menurut feng shui, angka 1 memang salah satu angka pilihan dan banyak diburu. Angka diartikan satu-satunya atau nomor satu dalam hal tertentu. Selain angka 1, angka 6 dan 8 juga difavoritkan banyak kalangan.

Tak heran, angka paling laku di dunia feng shui adalah 168. Mengapa? Angka 1 diartikan satu-satunya, angka 6 diartikan jalan dan 8 diartikan kemakmuran. Jadi, 168 diartikan sebagai satu-satunya jalan menuju kemakmuran.

Ahli komunikasi massa Universitas Islam Bandung Dr Neni Yulianita mengatakan berbagai jenis angka memang mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tergantung kepada pengelolaan pemaknaan angka tersebut.

Angka 1 misalnya, menurut PR IV Unisba ini secara pemaknaan kualitatif merupakan angka keunggulan dan keutamaan. Sehingga, apabila disandingkan dengan komunikasi massa, merupakan angka perhatian yang diperebutkan masyarakat.

“Namun angka satu ini, bisa jadi terbalik atau bermakna negatif, jika disandingkan dengan pemaknaan kuantitatif. Karena angka satu itu, merupakan angka terjelek sebelum angka kosong atau 0,” ucap Neni.

Di Indonesia pun perburuan nomer pelat kendaraan yang dianggap membawa peruntungan, atau yang hanya sekadar dianggap unik menarik pun marak. Selain pejabat, orang kaya, hobiis, tentu saja rakyat kebanyakan tak pernah usil soal ini.

Di jagat sepakbola Inggris pun, perburuan nomer-nomer kendaraan unik berlangsung sengit. Harganya juga gila-gilaan, terutama untuk nomer tertentu yang istimewa, dan terutama diminati oleh banyak orang.

Contohnya antara lain pelat nomor yang bisa dibaca West Ham United, WE57 HAM, yang dipatok harganya minimal 4.000 poundsterling. Di Inggris, biasanya lelang nomer-nomer spesial ini diurusi langsung Biro SIM dan STNK Inggris (DVLA).

Harga nomer pelat kendaraan cantik termahal kedua saat ini dikangkangi Arsenal, AR53 NAL, yang terjual 36.000 poundsterling tiga tahun lalu. Sementara harga nomer pelat kendaraan termahal dikuasai Manchester United untuk “1 UTD”. Sayang, harganya belum pernah diumumkan resmi.

Di Hongkong, aktor beken Jackie Chan pun tak sungkan-sungkan merogoh dalam-dalam koceknya guna mengganti sebuah pelat nomer kendaraan. Dia membeli nomer kendaraan berangka 123 dengan harga 1,5 juta AS, atau kira-kira Rp 13,7 miliar.

Nomer kendaraan itu diincar Chan sejak lama. Rahasianya, nomer itu sesuai tanggal ulang tahun istri dan anaknya. Istri Chan, Lin Feng-Jiao lahir pada 23 Januari, sedang putranya Jaycee Chan lahir pada 3 Desember.

Di Dumai, Riau, juga pernah ada acara lelang nomer polisi kendaraan cantik beberapa waktu lalu. Bahkan acara lelang ini menghasilkan rekor, karena nomer kendaraan BM 1 RS terjual di harga Rp 33 juta.

Entah di mana letak cantiknya momer kendaraan ini, di luar angka 1 tentunya, karena dua huruf di belakang angka ini singkatan dari sejumlah versi kata. Ada yang menyebut RS itu “Raja Sembako”, ada juga yang mengatakan “Raja Sawit”.

Pemenangnya bernama Bachtiar, orang kaya di Dumai. Dia merebut nomer kendaraan itu setelah ‘menikam’ para pesaingnya dalam lelang yang digelar Polres Dumai, yang berjalan ketat, alot, dan salip menyalip penawaran.(Tribun Jabar, 19 Februari 2008)

Februari 19, 2008 - Posted by | kolom, Uncategorized

1 Komentar »

  1. DD 2727 EM, ad ga yaaa??

    Komentar oleh Eddhie Muliawan | Mei 23, 2008 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: