dunia kecilku

you’ll never walk alone

Uang Yahoo

MICROSOFT Corp mengajukan proposal penawaran pembelian Yahoo Inc sebesar US $ 44 miliar, atau jika dikurskan ke rupiah kira-kira Rp 409 triliun. Tapi dewan direktur Yahoo Inc menolak fulus berjibun itu dengan alasan penawaran raksasa software itu terlampau rendah.

TOTAL APBN Indonesia pada 2006 adalah Rp 647 triliun. Tahun berikutnya pun lebih kurang sama. Lantas bandingkan dengan harga yang ditawarkan Microsoft Corp ketika mereka hendak mencaplok Yahoo Inc. Angkanya nyaris mendekati total APBN Indonesia bukan?

Itu baru nilai penawaran. Yahoo Inc sendiri menolak proposal itu karena menganggap angkanya terlalu rendah. Tak ada yang tahu persis berapa sesungguhnya juragan perusahaan telematik itu membanderol harga bisnisnya.

Dalam pernyataan resminya, dewan direksi Yahoo Inc menyatakan sudah secara hati-hati mempelajari proposal raksasa software yang pemiliknya orang terkaya sejagat ini. Penolakan itu juga atas masukan konsultan ekonomi, keuangan, dan hukum mereka.

“Kesimpulannya, proposal itu bukan penawaran terbaik bagi yahoo! dan para stakeholder kami,” demikian disampaikan dewan direksi Yahoo Inc dalam pernyataan tertulis yang dirilis di situs yahoo.com, Selasa (12/2) WIB.

Membaca yahoo! tentu saja tak bisa lepas dari membahas siapa arsitek perusahaan penyedia jasa layanan internet terbesar di dunia ini. Jerry Yang (Yang Zhiluan) dan David Filo adalah dua punggawa/penemu sistem sekaligus pendiri perusahaan ini.

Kini mereka masuk jajaran orang-orang muda yang menuai sukses, bergelimang kekayaan dalam waktu singkat dengan inti bisnis di jagat maya. Jerry Yang dan David Filo mencoba mengejar Sergey Brin dan Larry Page, dua pemuda miliarder pendiri dan penguasa Google.

Sekedar ilustrasi dan perbandingan, Sergey Brin adalah pria muda yang dianugerahi kecerdasan fantastis. Dia berdarah tulen Moskow lahir 21 Agustus 1973 di era Uni Soviet. President of Technology Google ini ditaksir punya kekayaan US $ 18,5 miliar pada 9 Maret 2007.

Jumlah kekayaan ini fantastis, orang yang umurnya baru 35 tahun itu mendudukkan dirinya di urutan ke-26 daftar orang terkaya di dunia.

Di daratan AS, bahkan dia menempati urutan ke-5 daftar orang terkaya bersama Larry Page. Di sisi lain, Sergei Brin juga tercatat pemuda terkaya ke-4 di dunia.

Jerry Yang dan David Filo awalnya tak menduga percobaan iseng mereka pada pertengahan April 1994 akan berbuah demikian manis. Saat itu pemuda-pemuda pintar lulusan Universitas Stanford dan Universitas Tulane meng-online-kan Yet Another Hierarchical Olficious Oracle (Yahoo).

Setahun kemudian situs itu dikomersilkan dengan andalan alat pencari (search tools). Tak disangka, sistem pencari gratis itu meledak dan langsung jadi tool favorit para surfer internet di seluruh dunia.

Yahoo! laris manis di kalangan pengiklan. Dua tahun kemudian, 17 April 1996, Yahoo! masuk bursa. Ketika yahoo! pertama kali masuk bursa, saham mereka ditawarkan US $ 8,6 per saham.
Sebagai gambaran kemajuan bisnis mereka, pada kuartal kedua, 30 Juni 1997 Yahoo Inc meraup pendapatan total US $ 13,520 juta.

Jumlah ini berlipat 12 kali dari raihan akhir 1995 yang US $ 1,4 juta. Akhir 1996 melejit jadi US $ 19,1 juta. Hampir semua diperoleh dari iklan.

Lonjakan pengiklan ini terjadi karena berbagai perusahaan dunia melihat jumlah pengunjung Yahoo! memperlihatkan kenaikan dan intensitas yang luar biasa.

Februari 1996 (dua bulan sebelum masuk bursa) tercatat baru enam juta pengunjung per hari (page views). Tapi pada akhir tahun yang sama melejit jadi 20 juta pengunjung per hari (page views).

Jerry Yang sendiri aslinya bukan warganegara AS. Dia asli Taiwan, lahir dan dibesarkan di San Jose, California, setelah orangtuanya bermigrasi. Sementara David Filo memang asli AS. Dia dilahirkan pada 1966 di Wisconsin.

Jerry Yang lahir 6 November 1968 di Taipei. Ayahnya meninggal saat Jerry berumur dua tahun. Dia pindah bersama ibu dan saudara-saudaranya ke San Jose, California, AS saat berumur 10 tahun.

Ketika tiba di AS, Jerry cuma bisa mengucapkan kata shoe (sepatu) dalam bahasa Inggris. Namun tiga tahun kemudian dia mulai fasih casciscus bercakap Inggris.

Jerry kecil kemudian disekolahkan di Sierramont Middle School, melanjutkan ke Piedmont Hills High School. Otaknya yang cemerlang membuat ia meraih sarjana sekaligus master di Stanford University.

Dia menikah dengan Akiko Yamazaki, gadis Jepang yang dibesarkan di Costa Rica. Akiko juga sarjana teknik industri Stanford University. Mereka bertemu di Kyoto pada 1992 saat mengikuti program luar negeri dari almamaternya.

Pada Februari 2007, Jerry Yang dan istrinya menyumbangkan dana pribadi sebesar US $ 75 juta untuk Stanford University, yang sebagian besar dipakai untuk pembangunan gedung baru di kampusnya itu.

Pada 2007 total kekayaannya diperkirakan US $ 2,2 miliar. Dia menempati urutan ke-432 daftar orang terkaya di dunia versi Forbes.

Sementara riwayat David Filo sendiri, saat usianya enam tahun, dia pindah mengikuti orangtuanya dari Moss Bluff, Louisiana, ke wilayah pinggiran di Lake Charles, Louisiana. SMA-nya di Sam Houston High School dan meraih sarjana komputer di Tulane University.

Filo memperoleh beasiswa dan mengikuti program master di Stanford University.Pada 2006, Filo diperkirakan memiliki kekayaan US $ 2,9 miliar, menempati peringkat 240 orang terkaya di dunia versi Forbes.

Pada 2005 dia mendonasikan dana pribadinya sebesar US $ 30 juta ke almamaternya, Tulane University.

Kelahiran program Yahoo! sendiri cukup berliku. Dimulai ketika keduanya tengah mengikuti program doktoral di jurusan Teknik Elektro Universitas Stanford. Mulanya mereka mendapati sistem pencarian di internet terlalu bertele-tele.

Lahirlah sistem yang kemudian mereka namakan yahoo. Dengan sistem ini para pengguna internet memperoleh layanan sederhana dan efisien ketika mencari data dan informasi, terutama saat mengindentifikasi masalah dan artikel yang dikehendaki.

Meski melesat, keberuntungan Jerry dan David tak bisa lepas dari jasa Marc Andreessen, penemu jasa layanan Netscape Communications.

Awal 1995, Andreessen menawarkan David dan Jerry memindahkan arsip dan sistem perangkat lunak mereka ke Netscape. Sejak itulah “bisnis” mereka berkibar-kibar sampai akhirnya hendak dicaplok Bill Gates, penguasa jagat komputer di dunia dengan tawaran fantastis.(Tribun Jabar, 13 Februari 2008)

Februari 16, 2008 - Posted by | kolom

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: