dunia kecilku

you’ll never walk alone

omerta: hukum tutup mulut

ASTORRE sangat serius sekarang. “Apa sepupu-sepupuku tahu bahwa aku punya teman berkuasa seperti Bianco yang akan mematuhi setiap perintah Paman?”
“Tidak,” kata sang Don. “Aku tidak akan memberitahukan apapun pada mereka,” kata Astorre. “Bahkan tentang penculikan itu.” Sang Don merasa sangat bangga mendengar ini. Baca lebih lanjut

September 11, 2007 Posted by | kolom | Tinggalkan komentar

Autobahn: Berlin-Hannover

Inilah satu penggal jalan raya tersibuk yang menghubungkan daratan Eropa barat dan timur. Yang paling banyak melintas truk-truk kontainer dari negara-negara seperti Ukraina, Lithuania, Rumania. Konon jalur ini juga rute utama penyelundupan dan perdagangan ilegal dari dan ke Eropa. Foto diambil di ruas jalan antara Magdeburg-Hannover. Pemandangan tampak indah di kiri kanan jalan. Ladang gandum nan luas dan kebun-kebun bit membuat pandangan mata tak lelah sepanjang perjalanan dari Berlin ke Braunschweig pulang pergi.

September 6, 2007 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

Dusseldorf

Hari masih pagi di Dusseldorf. Duduk-duduk di bangku taman deket mal Kaufhaus. Hawa cukup dingin. Persis di sebelah kanal yang ada air mancur bagus ini suasana rame. Hilir mudik pekerja-pekerja yang baru memulai aktifitas. Eksotik karena para pekerja di kota ini tampak modis. Denger-denger sih emang Dusseldorf ini pusat modenya Jerman. Enak nongkrong santai sambil liat beragam orang lalu lalang.

September 6, 2007 Posted by | journey | Tinggalkan komentar

Tebak Sendiri?

audi di braunschweigh

Hari masih benderang, tapi dah malam lho itu…kira-kira pukul 9 malam di Braunschweig. Pede habis pake batik di negeri orang! Tapi ya itung-itung promosi produk dalam negeri lah! Meski semriwing dipake karena angin di Braunschweig cukup kenceng dan dingin dari Laut Utara.

September 6, 2007 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

Ada Becak di Berlin Euy!


Becak Berlin milik Velotaxi GmBH

MESKI metropolitan, Berlin masih menyediakan sarana transportasi bertenaga manusia. Jika di Jakarta becak diuberuber supaya keluar dari jalur protokol, becak Berlin yang dinamai “velotaxi” ini bebas narik penumpang di mana saja. Baca lebih lanjut

September 5, 2007 Posted by | journey | 7 Komentar

Reichstag II


Otto Eduard Leopold Fürst von Bismarck (1815-1898)

SEJAK awal dibangun pada 1871 bangunan besar nan kokoh itu didirikan sebagai tempat di mana Reichstag atau parlemen Kekaisaran Jerman bersidang. Gedung ini dibuka pada tahun 1894 dan memberi tempat Reichstag sampai 1933.
Dibakar ludes seorang komunis Belanda bernama Marinus van der Lubbe ketika Hitler merengkuh kuasa, gedung itu vakum untuk kegiatan politik sampai akhir dekade 90-an. Sebelum Reichstag dibangun parlemen bersidang di gedung-gedung kecil di Leipziger Straße Berlin. Baca lebih lanjut

September 5, 2007 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

Reichstag I

HATI saya tergetar begitu menginjakkan kaki di halaman Reichstag. Bukan karena besarnya bangunan yang menjulang di hadapan saya, tapi saya haru bisa menginjakkan kaki di salah satu bekas lokasi pertempuran paling hebat dalam sejarah perang Eropa.
Berlin adalah benteng terakhir Adolf Hitler, dan bangunan di depan saya itu dulu dibakar seorang komunis Belanda, persis ketika Hitler merebut kekuasaan dari Hindenburg, Presiden Republik Weimar. Baca lebih lanjut

September 3, 2007 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar