dunia kecilku

you’ll never walk alone

Tribun Football Club


Tribun Jabar Football Club, Siliwangi Stadium 2007 (aku pake kaus no 9, berdiri paling kiri)

Akhirnya bisa juga kami merumput di Stadion Siliwangi. Senang tentu saja, cuman tampaknya banyak di antara kami yang demam panggung tanding di kandang angker klub Persib Maung Bandung ini.
Tapi ngga papa lah, yang penting semangat juang, bertempur sampai babak belur dihajar lawan 0-5. Meski pontang-panting ngejar bola dan jadi bulan-bulanan lawan, perasaan puas dan tentu saja senang bisa main di lapangan yang serius.
Apalagi pake sepatu baru…….wekekekekek! Pepatah kuno ono rego ono rupo (ada harga ada bentuknya) masih pas. Sepatu baruku Kelme, warna merah, katanya sih lisensi Spanyol. Ueennnnak rek! Gak kaya sepatu lama, Specs, yang udah butut-tut-tut!
Dipakai lari enteng dan cengkeramannya ke permukaan tanah kokoh. Telapak kaki juga beda, lebih nyaman.
Ada teman yang pernah nanya, kok gak sekalian aja beli sepatu bola waktu ke Jerman. Ah, dalam hati, ah, kawan ini gak mikir pa ya, berapa sih isi dompetku waktu ke sana. Lagian juga banyak sepatu yg dijual di sana dibikin di Tangerang.
Kalo sepatu-sepatu bola model kaya yang dijual di Jalan Kembang Sepatu ato Babe, ya di sana kaga ada lah! Kudu beli yang orisinil, dan kalo ku kasih tau harganya, bisa-bisa kepala ngilu.
Kelme mesti dibeli karena Specs bikin sebel. Bayangkan, dua minggu sebelum merumput di Siliwangi, sepatu itu ku bawa ke Stadion UPI. Di rumah gak sempat ku cek lagi, ada di tas plastik, ku kirain aman-aman saja.
Uaaaaah, sampe di lapangan, ternyata yang kanan solnya udah jebol setengah lingkaran. Kadung ngebet, sepatu jebol ku paksa pake. Alhasil, sepanjang pertandingan gerak kaki gak karuan rasanya. Padahal kalo mau tahu, lapangan UPI bener-bener bikin ngiler.
Rumputnya lembut, permukaan lapang padat tapi empuk dan rata. Mau guling-guling juga gak bakalan lecet parah. Pokoknya mak nyuss lah main di sana!
Nah, Kamis malam ini akan jadi episode baru Tribun FC. Kita akan lakoni pertandingan malam hari di lapangan Sabuga ITB. Mudah-mudahan lawan gak terlalu berat lah jadi kita gak terus jadi bulan-bulanan. Seperti apa rasanya, tunggu kisahnya. Ciaooooooooooo

Agustus 15, 2007 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: