dunia kecilku

you’ll never walk alone

seri didut: survei & stres

didut

DIDUT: emang selalu bikin gemes! Waktu ku postingkan tulisan ini, umurnya tepat 10 bulan. Lahir 8 Agustus 2006 di Rancabadak atau RS Hasan Sadikin.
Dia emang sengaja ku bawa ke sana. Jauh hari aku survei ke beberapa rumkit bagus di Bandung, uhh, tarifnya ternyata bikin dada sesek. Walhasil, setelah rundingan sama istriku, Rancabadak jadi pilihan final.
Kebetulan dokter obsgin langganan ngepos di situ. Hatur nuhun dr Nanang W Astarto SpKK MARS atas semua servisnya! Tuhan berkati dan balaskan semua budi baik ini.
Didut ini anak pertama kami. Karena itu kelahiran dia coba ku persiapkan mateng betul. Beberapa hari menjelang 9 Agustus 2007, tanggal persalinan yang diperkirakan, aku sempatkan datang ke Rancabadak. Jalur perjalanan dari rumah ku susun dan ku pelajari seteliti mungkin.
Mana jalur terpendek yang bisa ditempuh, rute minim macet yang bisa dilalui di semua kondisi waktu. Termasuk titik-titik lubang jalanan menghindarkan musibah dan petaka di perjalanan nanti.
Sebenernya dalam hati aku berharap Didut ku ini lahir 10 Agustus, biar plek sama tanggal lahir bapaknya. Tapi Tuhan punya rencana lain.
Persiapan lain, aku juga lakukan survei kecil-kecilan di rumkit. Prosedur masuk ku urut dari pintu emergensi, observasi, sampe ruang persalinan. Logistik untuk di rumkit udah dipak, tinggal bawa kalo waktunya tiba. Bantuan didatangkan dari Yogya.
Ibu udah hampir sepekan nungguin mantunya di Bdg. Lain-lain, gerobak pengangkut pasien cek luar dalam sepekan sebelumnya. Oli, aki, dinamo jalan, ban, rem, lampu-lampu, dan komponen vital lain dipastikan kaga ngadat. Dan, tentu saja tangki mesti ada bensinya.
Ini semata biar ngga ada satupun trobel di perjalanan. Ngga lucu bawa orang mau melahirkan, tiba-tiba gerobak ngadat. Bisa disumpahi banyak orang nanti. 7 Agustus 2006, kerja seperti biasa.
Istri uda cuti karena dua hari terakhir ngerasain tanda-tanda si ujang ini rupanya udah gak betah di rahim. Hari itu aku berangkat kerja seperti biasa. Selepas rapat bujeting, ku susun sebagian rencana liputan buat kawan2 esok hari.
Sekitar pukul 8 malem, aku pamit pulang. Waktu jalan di deket lampu merah Binong, ibu telepon, bilang suruh cepet pulang karena istriku udah mules-mules. Pedal gas ku genjot, mobil merah melaju menembus Jl Kircon, masuk bypass Soetta, belok ke Cipamokolan, sampe di rumah.
Malam itu aku belum makan dan mandi. Rencanya mo bereskan itu di rumah. Rencana itu buyar. Masuk rumah, ku liat semua logistik udah disiapkan Mbak Ning, orang yang bantu-bantu di rumah, di dekat pintu. Istriku di kamar mengerang-erang ditungguin ibu.
Aku mulai stres. Tas-tas, tikar, bantal dll cepet-cepet ku masukkan mobil. Jarum jam terus bergerak. Aku sempetkan minum bentar, nyamber roti buat ganjal.
Udah kadung mulai panik. Kira2 pukul 9 malam, rombongan kecl berangkat ke Rancabadak. Aku, ibu, dan emak Didut yang dalam periode teratur mengerang-erang di perjalanan. Persis sesuai rencana, rute yang ku siapkan dilewati.
Keluar rumah masuk Jl Cipamokolan, bypass Soetta, Kircon lewat flyover, Terusan Jakarta, Jl Supratman, Diponegoro, Gasibu timur, Surapati naik ke flyover Paspati, turun di Cihampelas, masuk Pasteur, muter di depan gedung pusat RSHS, belok menyusuri jalan kecil di samping Biofarma.
Perjalanan mulus sampe di pintu masuk ruang emergensi. Lompat, aku langsung masuk ke pendaftaran UGD, lapor ke petugas yang kemudian sigap membawakan kursi roda menjemput istriku.
Ditemani ibu, istriku dikeler ke ruang observasi ginekologi. Aku markirin mobil, trus nyusul. Puhh, lokasi ruang observasinya nyempil, ke sananya berliku-liku, mesti tanya kiri kanan pula.
Kecil ukurannya, cuma ada dua dipan. Setelah pemeriksaan awal selesai: pengambilan sampel darah dll, langsung pindah ke ruang persalinan. Malam panjang baru dimulai. Perut kosong berkeroncongan.

Juni 8, 2007 - Posted by | keluarga

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: