dunia kecilku

you’ll never walk alone

Xanana, Kisah Lain Seorang Mestico

PERDANA Menteri Xanana Gusmao lolos dari upaya pembunuhan, yang diduga dilakukan kelompok tentara petisioner Mayor Alfredo Reinado Alves. Warga Dili kini ramai bergosip, Xanana selamat berkat kakaluk. Dalam bahasa Tetun (bahasa asli Timor Leste), ini artinya jimat atau isim.

TIGA butir timah panas mengoyak dada dan perut Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta. Peraih Nobel Perdamaian 1996 bersama Uskup Bello itu kini terbaring koma di The Royal Darwin Hospital, Australia.

Sementara Mayor Alfredo Reinado, tewas setelah dua butir peluru menghajar kepalanya. Versi persis peristiwa berdarah, yang oleh Xanana Gusmao disebut kudeta gagal Reinado ini belum ada yang tahu.

Koran-koran di Dili saat ini masih sibuk mengungkap misteri di balik kejadian ini. Ada versi menyebut, Reinado tewas sejam sebelum Horta tiba di rumahnya dari olahraga pagi. Lantas siapa yang menembak Horta jika versinya begini.

Kemudian, ke mana tentara Timor Leste? Mengapa polisi dan tentara internasional, terutama tentara Portugal dan Australia, yang ditugaskan mengamankan para pemimpin Timor Leste bisa kebobolan?

Lantas mengapa pula Xanana lolos dari sergapan penyerang, sementara dua pengawalnya luka berat dan mobilnya rusak berat terjungkal ke parit di tepi jalan? Teori konspirasi pun terus berkembang.

Nah, lolosnya Xanana inilah yang di satu sisi memunculkan gosip berbau mistik. Topik ini ramai jadi perbincangan masyarakat Timor Lester, dan sejumlah koran di Dili pun tak luput ikut membahasnya.

Xanana sendiri diserang ketika konvoi kendaraannya bergerak dari rumahnya ke kantor. Penyerang menyergap dan memberondong konvoi kendaraan SUV yang ditumpangi Xanana. Dia tak kurang suatu apa, dan di hari yang sama langsung tampil garang di televisi.

“Jimat Xanana cukup ampuh untuk menangkis tembakan. Jika kaki Xanana sudah menginjak tanah, berarti tembakan dengan jenis senjata apapun tidak akan mempan,” kata Domingos Oliveira, seorang saksi mata insiden penembakan Xanana di tikungan kawasan Laulara, sekitar 6 km arah selatan Dili, ibukota Timor Leste.

Menurut Domingos, saat penyerang memberondongkan tembakan, Xanana sempat lompat turun dari mobilnya dan lari. Kemudian, ia menumpang sebuah mikrolet yang datang dari Distrik Aileu menuju Kota Dili dan selamat.
Domingos sendiri mengaku dulu pernah bersama Xanana bergerilya di hutan. Domingos pernah tergabung dalam Falintil (Forcas Armadas de Libertacao Nacional de Timor Leste). Itu adalah sayap militer Fretilin yang dipimpin Xanana.

Rumor tentang `kesaktian` Xanana tentu tidak muncul begitu saja. Ada fakta-fakta yang mendukung sehingga Xanana dinilai gagah perkasa. Selama bergerilya memimpin pasukan Fretilin
di hutan dan pegunungan.

Xanana dikenal licin. Dia sulit dicederai, apalagi ditangkap. Xanana juga dikenal punya otak encer namun berkarakter kuat, punya wibawa.

Ini diakui secara terbuka oleh Kolonel CPM (Pur) H Nurhana Tirtaamijaya, mantan Danpomdam IX/Udayana. Nurhana ini orang yang pertama kali memimpin interogasi resmi pertama atas Xanana sejak diciduk dari kamar rahasia bawah tanah seorang penduduk di Dili.

Testimoni itu bisa dibaca dalam web blog Nurhana Tirtaamijaya, yang dipostingkan pada 22 Agustus 2007. Cerita itu sebetulnya tidak khusus menyoal Xanana, karena cuma bagian artikel Nurhana saat menjelaskan betapa pentingnya kecerdasan emosional dan spiritual.

Di postingan itu disertakan foto dokumentasi Nurhana bersama Xanana Gusmao yang tampak masih muda. Meski tidak secara eksplisit menyebut kekuatan supranatural, Nurhana menilai Xanana punya kekuatan magis batin.

“Tapi sorot matanya tetap masih sangat tajam seperti mata seekor macan. Dibalik sorot matanya yang tajam menghunjam jantung, tersirat rasa marah, dan dendam membara…” tulis Nurhana dalam artikelnya yang cukup panjang dan blak-blakan.

“Saya harus berserah diri kepada Allah SWT dengan prinsip Lahaula wala kuwata illa bilahil aliyil adzim. Dengan cara inilah enerji Illahi akan muncul membantu kekuatan batin saya menghadapi kehebatan kekuatan batin Xanana Gusmao,” imbuh pensiunan tentara yang aktif di ESQ Power ini.

Nurhana kemudian menceritakan detil adegan berikutnya. Di mata Nurhana, Xanana orang yang sangat keras, penuh percaya diri, menantang, dan konfrontatif. “Kalau ditanya sesuatu, jawabannya selalu pendek, “Dont ask anything, I will not do anything you ask!, . I am ready to die!”

Selama sekitar beberapa menit Nurhana dan Xanana bertatapan mata tanpa berkedip dan berbicara sepatahpun. Berdua berdiam diri sama-sama mengukur kekuatan batin masing masing. Setelah situasi tegang mencekam berjalan lebih dari satu menit, sorot matanya mulai melunak.

“Kemudian saya tersenyum dan berkata padanya, “I know your magic power, but you do not know mine! You will not able to conquer me!” kata Nurhana di depan Xanana. Tokoh utama Fretilin itupun akhirnya melunak.

Cerita Nurhana tidak berhenti sampai di situ. Dia mengungkap untuk meyakinkan bahwa Xanana ini asli, didatangkanlah tahanan-tahanan asli orang Timtim. Mereka ternyata mengenali Xanana yang dihadapannya benar-benar asli.

“Mereka menambahkan, kalau tidak yakin, lihat saja nanti, pasti akan turun hujan lebat dan kilat menyambar. Itulah kehebatan Xanana. Biasanya kalau didaerah operasi Timtim, Xanana terus menghilang dan tidak bisa ditangkap. Mereka berpesan agar ekstra hati hati,” kata Nurhana.

“Betul saja, sekitar pukul 14.00, tiba-tiba turun hujan lebat bercampur petir di sekitar markas Pomdam IX/Udayana. Hujan turun sangat lebat sehingga pelataran parkir Mapomdam IX/Udayana sempat banjir selama hujan,” paparnya.

Xanana Gusmao jelas bukan sosok asing bagi masyarakat Indonesia. Pada 1992 dia diringkus pasukan TNI, setelah bertahun-tahun memimpin perlawanan rakyat Timor Lorosae di bawah bendera Fretilin.

Begitu ditangkap, Xanana langsung diterbangkan ke Denpasar, dan setelah menjalani interogasi penuh dia dibawa ke Jakarta. Pasca penangkapan ini Xanana membuat pernyataan politik yang sedikit mengubah peta konflik di Timtim.

Dia kemudian diadili di Jakarta, dinyatakan terbukti makar, dan diganjar hukuman seumur hidup. Xanana menghuni penjara Cipinang, hingga kemudian dibebaskan 7 September 1999, menjelang referendum di Timtim.

Xanana Gusmao, atau nama aslinya Jose Alexandre Gusmao dilahirkan di Manatuto, 20 Juni 1946. Dia seorang mestico, atau ras hasil kawin-mawin antara pribumi Timor Leste dengan para warga berdarah Portugis.

Kaum mestico ini biasanya berperawakan tinggi besar, kulit putih, dan tampang lebih dominan bule. Meski tak ada konvensinya, kaum mestico ini biasanya menempati posisi lebih terhormat, seolah kastanya lebih tinggi ketimbang penduduk asli Timor.

Sejak umur 20 tahun, Xanana atau julukan pribuminya Kay Rala Xanana Gusmao ini terlibat aksi massa yang menentang pendudukan Indonesia atas tanah Timor Leste. Pada 1965, Xanana pernah kawin dengan Emilia Batista, yang kemudian diceraikannya.

Mereka dikaruniai dua anak, Eugenio Gusmao dan Zenilda Gusmao. Dari istrinya yang sekarang, Kristy Sword yang asal Australia, Xanana memperoleh tiga anak yang masih kecil-kecil, Alexander Sword Gusmao, Kay Olok, dan Daniel.

Penghobi berat sepakbola, bola basket, dan renang ini punya tokoh idola Che Guevara dan Amikar Cabral. Pendidikannya diperoleh di Ossu (SD atau pre primaria, kemudian pendidikan Jesuit di Dare, dekat Dili. Pendidikan militer dikecapnya 1968-1971, ketika itu Portugis masih bercokol.

Pada 1974, Xanana muda bergabung dengan Fretelin. Begitu pasukan Indonesia masuk ke Dili dan menduduki Timor Timur, Xanana dan kaum Fretilin masuk hutan, naik gunung, dan memulai perlawanan bersenjata.

Pada 1978, Xanana memimpin Partai Falintil. Pada 1987 dia keluar dari Fretilin, dan selanjutnya membentuk Dewan Pertahanan Nasional Rakyat Maubere atau disingkat CNRM, yang lebih luas cakupannya.

Untuk mendapat pengakuan internasional, Xanana menyempurnakannya dengan mengubah CNRM menjadi CNRT (Dewan Pertahanan Nasional Rakyat Timor) pada 1998. Organisasi yang memayungi banyak faksi ini dideklarasikan di Pinichi, Portugal.

Meski banyak kalangan di Timor Leste menggunjing soal jimat dan kesaktian Xanana, tapi tidak dengan Hendardi, mantan pengacara Xanana selama proses hukum di Indonesia.

“Saya pikir, itu keberuntungan dia. Kalau untuk sebutan dia itu licin saya kira gak pas juga. Buktinya dia dulu tertangkap tentara Indonesia. Apalagi punya jimat, saya nggak percaya sama yang begituan,” kata Hendardi di Jakarta.

Kalaupun ada faktor yang membuat Xanana tidak terluka parah layaknya Ramos Horta, Hendardi menyebut itu karena Xanana memiliki pengalaman terjun di medan perang. Karena itu, telinga Xanana sudah terbiasa dengan suara bedil.

“Kalau dibandingkan dengan orang lain, semisal saya, reaksi Xanana jika menghadapi tembakan akan berbeda. Dia tahu harus berbuat apa. Jadi, ini (selamatnya Xanana) lebih kepada pengalaman dan keberuntungan dia,” lanjut Hendardi. (Tribun Jabar, 17 Februari 2008)

Februari 16, 2008 - Posted by | kolom

4 Komentar »

  1. Xna, Asswrwb…

    Saya iseng telusuri Google dan menemukan artikel tentang Xanana yang sekaligus mengulas tulisan saya di wordpress.com…

    Terima kasih telah menggunakan tulisan saya sebagai referensi ulasannya…

    Saya pernah diberi tahu Sunarko, redaktur pelaksana Harian Surya tentang temannya yang pernah buka situs saya tentang Xanana….Saya baru tahu sekarang kalau diulas dalam suatu artikel milik anda…

    Untuk melengkapi penjelasan tentang siapa Xanana yang sebenarnya, agak sulit ditulis seluruhnya diwebsite…

    Bagaimana sebenarnya Xanana bisa tertangkap, tidak pernah diungkap dimedia masa manapun juga…itu masih rahasia negara yang belum waktunya dibuka…yang diberitakan hanyalah kulitnya saja….jadi tidak aneh kalau Hendardi yang mengaku Pengacaranya Xanana berkomentar seperti itu…

    Saya jadi bertanya sejak kapan Hendardi menjadi pengacaranya Xanana ?… setahu saya yang menjadi pengacaranya Xanana pada saat dalam proses persidangan pengadilan di Dilli pada tahun 1993 adala Advokat Sujono, yang pernah jadi ketua Advokat Indonesia…
    Saya tahu persis karena saya masih ikut campur tangan dibalik layar membantu pengacara Sujono agar tugasnya sukses…Sujono pasti kenal dan ingat saya, karena ada kasus rahasia yang terjadi antara Xanan, Sujono dan Xaya disuatu kamar menjelang Xanan diperiksa didepan sidang pengadilan Dilli…sangat rahasia…

    Mungkin beliaulah yang lebih tahu betapa sulitnya menjinakan Xanana menjelang sidang dan selama sidang pengadilan yang dihadiri dan jadi sorotan internasional…

    Sekedar omong kosong, memang ada mithos didaerah tempur Dilli yang berkembang dikalangan ABRI bahwa Xanana itu sangat sakti, bisa menghilang, kebal dan selalu bisa meloloskan diri…Demikianlah terjadi selama 16 tahun kiprahnya Xanana sebagai panglima perang pemberontak Fretilin…

    Pada tahun 1992 bulan Agustus, presiden perintahkan Panglima ABRI Jendral Tri Soetrisno agar Xanana harus tertangkap hidup hidup dan membuat pernyataan pro integrasi untuk meredam ancaman hukuman dari PBB terhadap Indonesia…

    Saya sebagai Dan Pomdam IX Udayana ikut berusaha mengsukseskan penangkapan tersebut dengan pendekatan spiritual….

    Menurut penyelidikan saya ternyata Xanana pernah mendapatkan kekuatan gaib dari seorang guru spiritualnya, yang didukung oleh sebuah kerajaan jin di Timor Leste…

    Xanana tidak memeliki jimat, tapi dia mendapat semacam ramuan minuman berupa darahnya sendiri yang dicampur dengan ramuan khusus, yang kemudian dia minum secara khusus agar menyatu dengan enerji batinnya…minuman itu menyatu dengan darahnya, dan selama ramuan tersebut menyatu dalam darahnya, maka secara otomatis enerji jin dihutan belantara Timor selalu membantu Xanana…

    Karena itulah seolah olah Xanana bisa menghilang dan kebal, tapi sebenarnya enerji jin Timor Leste mengeluarkan enerji sihir sehingga kalau yang mau menagkapnya bukan orang yang betul betul bersih dari jimat dan perbuatan kotor dan maksiat, siapapun yang mau menagkap Xanan terkena kekuatan sihir dan gendam, dibutakan matanya, padahal Xanana ada…

    Saya pelajari, ternyata hampir semua pasukan yang beroperasi tempur di Dilli selalu bawa jimat/isim dari orang tua/paranormal di Jawa, yang isinya ya kekuatan jin juga…. bukan kekuatan enerji Illahi yang tak terkalahkan…

    Dengan dasar inilah saya beritahu pemimpin operasi intelijen Kodam Kolonel Infanteri Soentoro agar penangkapan Xanana di Dilli, harus menggunakan pendekatan spiritual Islami, jangan pakai jimat, harus pakai orang yang taat agamanya, bersih tidak pernah melakukan MOLIMO (Malin, Madon, Mabuk, Madat, Main Judi)…bukan menggunakan pasukan yang membawa jimat dari Jawa…

    Atas izin Tuhan, sebenarnya yang menagkap Xanana itu seorang Prajurit Kopasus yang telah melakukan tirakat puasa selama sekitar satu bulan lebih…seorang prajurit yang memiliki kecerdasan spiritual…dan dia sama sekali tidak percaya kekuatan jimat….

    Hanya seorang diri dan Xanan tak berkutik, dibuat seperti linglung dan menyerahkan diri tanpa perlawanan sama sekali…itulah kehebatan enerji Illahi…bukan jimat !!!!

    Saya tahu pasti, karena semua yang melakukan penangkapan terhadap Xanana saya interogasi di Markas saya di Denpasar…karena saya ketuaa Tim Investigasi Kodam terhadap kasus Xanana…

    Waktu saya investigasi (dalam tulisan di website saya, saya sebut “Dialog”)…Xanana tidak mengakui pakai jimat, malah dia bilang, “TNI nya saja yang bodoh…”dan memang tidak pernah ditemukan adanya jimat, tapi dia memang punya pembimbing spiritual yang menggunakan enerji jin Timor…

    Jadi sebenarnya yang bisa menundukan dan menagkap Xanana adalah ” Izin Tuhan ” “La haula wala kuwata ilabilahil aliyil adzim..”….

    Xanana waktu di hutan masih belum kotor, belum melakukan molimo, di Dilli dia lakukan itu…karena kotor, maka Tuhan mengizinkan dia tertangkap oleh oanggota Kopasus, prajurit Georgio…yang sedang berpuasa, mendekatkan diri kepada Tuhan dalam beratnya penugasan di Dilli..dia sama sekali tidak pakai jimat…

    Tulisan saya di weblog saya, ingin menyadarkan agar prajurut TNI jangan lagi membawa jimat kalau pergi kedaerah tempur, percuma, karena yang didalam jimat itu jin, berarti telah berlindung kepada jin, berarti telah berbuat syirik…

    Saya bergabung dengan ESQ LC, seluruh keluarga saya ikut aktif bergabung untuk mewujudkan Indonesia Emas dijalan Tuhan…bukan pakai jimat…

    Tolong jangan takut oleh jimat apapun.. karena enerji jin dalam jimat hanya berpengaruh kepada orang yang kotor dan suka maksiat….bisa dijinakan dan dinetralisir oleh energi Illahi…kasus Xanana telah membuktikan hebatnya enerji Illahi…

    Kalau Xanana selamat dari upaya pembunuhan, yang pasti karena dilindungi Tuhan. bukan karena jimatnya…nanti para dukun jimat marak lagi…

    Marilah kita kembali kejalan Allah..pegang teguh “La ilaha ilallah”…jangan menyembah berhala termasuk jimat tersebut….

    Wassalamwrwb….

    Komentar oleh nurhana tirtaamijaya | Maret 6, 2008 | Balas

  2. [...] dari : http://dixna.wordpress.com/2008/02/16/xanana-kisah-lain-seorang-mestico-2/ beserta komentar dari orang yang terlibat langsung : [...]

    Ping balik oleh Xanana, Kisah Lain Seorang Mestico | putragama's BLOG | Mei 14, 2008 | Balas

  3. betul pak nurhana..
    saya percaya tidak ada kekuatan yang lebih besar selain kekuatan allah swt,..
    dan saya berharap agar semua prajurit TNI bisa menjadi ksatria yang bermoral tidak lagi mengandalkan jin/jimat untuk segala kegiatannya sehingga TNI kedepannya akan menjadi prajurit kebanggaann kita semua,amin

    Komentar oleh ade | Maret 28, 2009 | Balas

  4. [...] kecil ketika saya masih berada di Timor: penangkapan Xanana Gusmao pada tahun 1992. Ketika itu, beredar cerita bahwa Xanana bukanlah orang yang gampang ditangkap. TNI AD bahkan sudah memburunya selama 16 tahun. [...]

    Ping balik oleh Public Blog Kompasiana» Blog Archive » Tangkap Noordin: Belajar dari Penangkapan Xanana Gusmao | Agustus 31, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: